W E L C O M E

Media online ini dapat digunakan oleh Siswa untuk membantu mendapatkan informasi seputar Geografi agar dapat memperoleh hasil yang maksimal

Sabtu, 24 Maret 2012

HIDROLOGI


HIDROLOGI
Hidrologi (berasal dari Bahasa Yunani: Yδρoλoγια, Yδωρ+Λoγos, Hydrologia, "ilmu air") adalah cabang ilmu Geografi yang mempelajari pergerakan, distribusi, dan kualitas air di seluruh Bumi, termasuk siklus hidrologi dan sumber daya air. Orang yang ahli dalam bidang hidrologi disebut hidrolog, bekerja dalam bidang ilmu bumi dan ilmu lingkungan, serta teknik sipil dan teknik lingkungan.

Kajian ilmu hidrologi meliputi hidrometeorologi(air yang berada di udara dan berwujud gas), potamologi(aliran permukaan), limnologi (air permukaan yang relatif tenang seperti danau; waduk) geohidrologi(air tanah), dan kriologi(air yang berwujud padat seperti es dan salju) dan kualitas air. Penelitian Hidrologi juga memiliki kegunaan lebih lanjut bagi teknik lingkungan, kebijakan lingkungan, serta perencanaan. Hidrologi juga mempelajari perilaku hujan terutama meliputi periode ulang curah hujan karena berkaitan dengan perhitungan banjir serta rencana untuk setiap bangunan teknik sipil antara lain bendung, bendungan dan jembatan.




Sumber : Wilkipedia, 2012


Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH




Selasa, 20 Maret 2012

PREDIKSI KISI-KISI US 2012


PREDIKSI KISI-KISI UJIAN SEKOLAH 2012

1.      Prinsip Geografi
2.      Konsep Geografi
3.      Aspek Geografi
4.      Pendekatan Geografi
5.      Ilmu penunjang geografi
6.      Tokoh-tokoh geografi
7.      Bukti sejarah pembentukan bumi
8.      Teori terjadinya tata surya
9.      Anggota tata surya
10.  Teori terjadinya jagad raya
11.  Ciri Planet
12.  Fenomena lithosfer
13.  Jenis Batuan
14.  Dampak tektonisme
15.  Dampak vulkanisme
16.  Mitigasi bencana
17.  Faktor pembentuk tanah
18.  Upaya menjaga kesuburan tanah
19.  Fenomena di Atmosfer
20.  Dampak perubahan cuaca
21.  Kaitan musim (iklim) dengan pertanian
22.  Mengidentifikasikan air tanah
23.  Aliran sungai  di suatu wilayah
24.  Danau  dan manfaatnya
25.  Manfaat dari air laut
26.  Menentukan  flora yang dilindungi
27.  Menentukan fauna yang dilindungi
28.  Mengidentifikasi tumbuhan khas di daerah tertentu
29.  Mengidentifikasi hewan khas di daerah tertentu
30.  Menentukan fungsi hutan
31.  Daerah persebaran fauna di dunia
32.  Daerah persebaran fauna di Indonesia
33.  Daerah persebaran flora di dunia
34.  Daerah persebaran flora di Indonesia
35.  Jenis sumber data penduduk
36.  Menentukan angka ketergantungan
37.  Menghitung pertumbuhan penduduk
38.  Jenis Piramida penduduk
39.  Dampak dari jenis piramida penduduk
40.  Jenis sumber daya alam berdasarkan lokasinya
41.  Menentukan sumber daya alam
42.  Pemanfaatannya SDA
43.  Pengelolaan SDA berwawasan lingkungan
44.  Pemanfaatan lingkungan bagi kehidupan manusia
45.  Mengidentifikasi kerusakan lingkungan hidup
46.  Mengidentifikasi pembangunan berwawasan lingkungan
47.  Mengidentifikasi pembangunan berkelanjutan
48.  Menggambarkan informasi dalam peta
49.  Menentukan skala peta
50.  Menafsirkan peta kontur
51.  Pemanfaatan peta
52.  Cara memperbesar dan memperkecil peta
53.  Jenis-jenis industri berdasarkan tenaga kerja
54.  Penggolongan jenis industri
55.  Lokasi yang sesuai dengan industri tertentu
56.  Manfaat penginderaan jauh di bidang tertentu
57.  Mengidentifikasi fenomena pada citra
58.  Interpretasi citra penginderaan jauh
59.  Membedakan antara Penginderaan jauh dengan SIG
60.  Mengidentifikasi keunggulan system Informasi Geografi
61.  Klasifikasi desa
62.  Mengidentifikasi pola keruangan kota
63.  Teori  titik henti
64.  Dampak interaksi desa – kota
65.  Arah pengembangan suatu wilayah.
66.  Pusat pertumbuhan.
67.  Karakteristik Negara maju
68.  Karakteristik Negara berkembang.
69.  mengidentifikasi negara-negara maju
70.  Mengidentifikasi negara berkembang.

SELAMAT BELAJAR DAN JANGAN LUPA BERDOA


MINTALAH RESTU KEPADA ORANG TUA AGAR MENDAPAT NILAI SEMPURNA



Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH


Minggu, 18 Maret 2012

PTOLEMAEUS


CLAUDIUS PTOLEMAEUS

Claudius Ptolemaeus (bahasa Yunani: Κλαύδιος Πτολεμαῖος; 90168), adalah seorang ahli geografi, astronom, dan astrolog yang hidup pada zaman Helenistik di provinsi Romawi, Aegyptus.
Ptolemaeus adalah pengarang beberapa risalah ilmiah, tiga di antaranya kemudian memainkan peranan penting dalam keilmuwan Islam dan Eropa. Yang pertama adalah risalah astronomi yang dikenal sebagai Almagest (dalam bahasa Yunani Η μεγάλη Σύνταξις , "Risalah Besar"). Yang kedua adalah Geographia, yang merupakan diskusi teliti mengenai pengetahuan geografi Helenistik. Yang ketiga adalah risalah astrologi dikenal sebagai Tetrabiblos ("Empat buku") dimana dia berusaha mengadaptasi astrologi horoskop ke filosofi alam Aristotelian. Ia juga melestarikan daftar raja-raja kuno, disebut "Kanon Ptolemaeus", yang penting bagi penelitian sejarah Timur Tengah.
Claudius adalah nomen (nama keluarga) seorang Roma; Ptolemaeus menyandang nama itu, sehingga menjadi bukti bahwa dia adalah seorang warganegara Roma. Sesuai kebiasaan, Keluarga Ptolemy pertama yang menjadi warganegara (entah itu dia atau nenek moyangnya) mengambil nama itu dari seorang Roma yang bernama Claudius, sehingga membuatnya diberi status kewarganegaraan. Jika orang Roma ini adalah kaisar, kewarganegaraan sudah akan diberi di antara tahun 41 dan 68 M. (waktu Claudius, lalu Nero, menjabat kaisar). Astronom itu juga mempunyai praenomen (nama pertama), yang tetap tak diketahui. Tetapi, kemungkinan Tiberius, karena praenomen itu sangat umum di antara yang keluarga-keluarga yang diberi kewarganegaraan oleh kaisar ini.
Ptolemaeus (Ptolemy) adalah sebuah nama Yunani. Muncul satu kali di mitologi Yunani, dalam bentuk Homeric. Cukup biasa di antara golongan sol bagian atas Makedonia pada saat Alexander Agung, dan ada beberapa di antara tentara Alexander, satu diantaranya pada tahun 323 S.M. menjadikan dirinya sendiri Raja Mesir: Ptolemy I Soter; semua raja setelah dia, sampai Mesir menjadi provinsi Roma pada tahun 30 S.M., adalah juga dari dinasti Ptolemaic. Hanya ada sedikit bukti tentang subyek asal-usul Ptolemy (meskipun melihat di atas kewarganegaraan Roma keluarganya), tetapi kebanyakan sarjana dan sejarawan mempertimbangkannya tak mungkin bahwa Ptolemeus berhubungan dengan dinasti kerajaan Ptolemies.
Selain dianggap sebagai seorang anggota masyarakat Yunani Alexandria, hanya sedikit rincian hidup Ptolemaeus yang diketahui. Dia menulis dalam bahasa Yunani Kuno dan diketahui sudah menggunakan data astronomis Babilonia. Seorang warganegara Roma, beberapa sarjana menyimpulkan bahwa secara etnik, Ptolemeus adalah orang Yunani, dan sarjana lainnya berpendapat bahwa dia secara etnik orang Mesir, meskipun Hellenize. Dia banyak dikenal dalam sumber bahasa Arab yang muncul kemudian sebagai Upper Egyptian, diperkirakan dia mungkin berasal dari Mesir selatan. Astronom, ahli ilmu bumi, dan pakar fisika Arab selanjutnya merujuk padanya menggunakan nama Arabnya Batlamyus.


Sumber : Wilkipedia, 2012

Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH

FOTO KEGIATAN IPTEK 2012


FOTO-FOTO KEGIATAN IPTEK 2012

 



Foto-foto diatas adalah beberapa foto kegiatan kunjungan museum geologi Bandung.

TERUS SEMANGAT DAN BERPRESTASI DEMI MASA DEPAN KALIAN






 Salam Kebumian, SAVE OUR EARTH

VIDEO KEGIATAN IPTEK 2012

VIDEO KLIP KEGIATAN IPTEK 2012



Video klip di atas adalah video klip kunjungan museum Geologi dan Ciater pada kegiatan IPTEK 2012

Silahkan download sebagai kenangan yang tak terlupakan
 


JADILAH PRIBADI YANG CERDAS DAN BERPRESTASI DEMI MASA DEPAN INDONESIA YANG MAJU



Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH

ERATOSTHENES


ERATOSTHENES



Eratosthenes (bahasa Yunani Ἐρατοσθένης) (276 SM - 194 SM) adalah seorang matematikawan, ahli geografi dan astronom zaman Helenistik. Ia tercatat sebagai orang yang pertama kali memikirkan sistem koordinat geografi, dan yang pertama diketahui menghitung keliling Bumi.
Kehidupan
Eratosthenes dilahirkan di Cyrene (Libya saat ini), tetapi bekerja dan meninggal di Alexandria. Dia tidak pernah menikah dan dikenal sebagai seorang yang sombong.
Eratosthenes belajar di Alexandria dan untuk beberapa tahun di Athena. Pada 236 SM ia ditunjuk oleh Ptolemy III Euergetes I sebagai pustakawan Perpustakaan Alexandria, menggantikan pustakawan pertama, Zenodotos.
Dia membuat beberapa sumbangan penting pada matematika dan sains, dan merupakan teman baik Archimedes. Sekitar 255 SM ia menciptakan bola armilar, yang digunakan secara luas hingga diciptakannya oreri pada abad 18.
Pada 195 SM ia menjadi buta dan setahun kemudian diduga membiarkan dirinya kelaparan hingga meninggal dunia. Ia dicatat oleh Cleomedes dalam On the Circular Motions of the Celestial Bodies sebagai orang yang telah menghitung keliling Bumi pada sekitar tahun 240 SM, menggunakan metode trigonometri dan pengetahuan mengenai sudut kemiringan Matahari saat tengah hari di Alexandria dan Syene (sekarang Aswan, Mesir).
Eratosthenes dan keliling Bumi
Eratosthenes mengetahui bahwa pada saat titik musim panas pada siang lokal di kota Syene yang terletak di Tropic of Cancer, Matahari akan tampak di zenit, tepat di atas kepala.
Ia juga mengetahui dari pengukuran bahwa di kampung halamannya, Alexandria, sudut kemiringan Matahari pada saat yang sama adalah 7,2° di selatan zenit.
Dengan asumsi bahwa Alexandria berada di utara Syene ia menyimpulkan bahwa jarak dari Alexandria ke Syene adalah 7,2/360 dari total keliling Bumi. Jarak antara kedua kota tersebut diketahui dari para pedagang/pengelana sekitar 5000 stadia: sekitar 800 km. Dia mendapatkan angka akhir 700 stadia per derajat, yang berarti keliling Bumi adalah 252.000 stadia.
Ukuran pasti dari stadion yang dia gunakan saat ini tidak lagi diketahui dengan pasti (ukuran stadion Attic sekitar 185 m), tetapi umumnya dipercaya bahwa keliling Bumi yang dihitung Eratosthenes adalah sekitar 39.690 km. Meskipun metode Eratosthenes cukup baik, akurasi perhitungannya masih terbatas.
Akurasi pengukuran Eratosthenes terkurangi oleh fakta bahwa Syene tidaklah tepat berada di Tropic of Cancer, tidak juga tepat berada di selatan Alexandria, dan Matahari sebetulnya adalah sebuah piringan yang berada pada suatu jarak tertentu dari Bumi dan bukan sebuah "sumber titik" pada jarak yang tak hingga.
Sumber lain dari galat pengukurannya adalah: ketelitian tertinggi pengukuran sudut pada zaman itu hanyalah seperempat derajat, dan pengukuran jarak melalui perjalanan darat masih diragukan. Maka akurasi dari perhitungan
Eratosthenes adalah mengejutkan, sebab keliling Bumi yang diukur melewati kutub-kutubnya saat ini diketahui berharga 40.008 km.
Percobaan Eratosthenes pada saat itu sangat dipandang, dan perkiraannya tentang ukuran Bumi diterima hingga ratusan tahun sesudahnya. Metodenya digunakan oleh Posidonius sekitar 150 tahun kemudian.
Karya lain
Sumbangan Eratosthenes lain meliputi :



Sumber : Wilkipedia, 2012


Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH