W E L C O M E

Media online ini dapat digunakan oleh Siswa untuk membantu mendapatkan informasi seputar Geografi agar dapat memperoleh hasil yang maksimal

Minggu, 21 April 2013

SEKILAS INFO : AWAL KATA "HALLO"

KATA  "HALLO"  KETIKA MENELEPON





Teknologi telepon/ telekomunikasi mengalami perkembangan begitu pesat, terutama dalam 3 dekade terakhir. Sedemikian pesatnya, sebuah inovasi & yang signifikan bisa segera menjadi teknologi yang ketinggalan jaman dalam hitungan bulan. Namun satu yang tidak berubah, kita tetap bertelepon dengan menggunakan kata yang sama: “halo“.

Sejarah mencatat, kata “halo” (hello) mulai populer digunakan tidak lama setelah Graham Bell mengembangkan teknologi telepon untuk pertama kalinya. Kata “halo” mulai ditemukan dalam tulisan-tulisan tahun 1830an dan mulai tercatat dlm kamus bahasa Inggris (oxford) pada 1883.

Adalah si jenius Thomas Alfa Edison yang menggagas penggunaan kata halo untuk saling bersapa, sekalipun penemu telepon - Alexander Graham Bell - justru tidak pernah menyukai penggunaan kata “halo”. Bell justru menyarankan untuk menyapa dgn kata “Ahoy” untuk memulai pembicaraan telepon, yang waktu itu sudah dipakai dalam dunia pelayaran.

Edison sendiri tidak asal memilih kata. Konon, kata “halo” yg dipilihnya adalah yg paling jelas dan jernih untuk didengarkan di antara semua kata sapaan di masa itu. Menurut beberapa artikel, apabila ada dua orang berada di dua puncak bukit yg berseberangan, maka kata “Halo” adalah yang paling jelas terdengar jika diteriakkan dari puncak yang satu ke puncak lainnya. Thomas Alfa Edison yang juga turut mengembangkan piranti telepon dan transmisi suara melalui kawat menyadari betul kesitimewaan kata halo ini. Apalagi di masa awal penemuan telepon, kualitas mikrophone, transmisi suara, dan juga speaker masih jauh dari yang namanya high fidelity alias jernih.

Seiring berjalannya waktu, telekomunikasi sudah berkembang sedemikian jauh melalui beberapa evolusi. Dari pesawat telepon yg besar dan berat, hingga kini telepon genggam yg cerdas multifungsi, ternyata kata Halo yg digagas Edison ini masih tetap dipakai. Sampai kapan? Hanya waktu dan evolusi teknologi selanjutnya yang dapat menjawabnya.


Sumber : blogdetik.com, 2013


Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH 

 

Kamis, 14 Maret 2013

TOKOH-TOKOH GEOGRAFI MUSLIM



Geografer Muslim di Era Keemasan


  1. Hisyam Al-Kalbi (abad ke-8 M) Dia adalah ahli ilmu bumi pertama dalam sejarah Islam. Hisyam begitu populer dengan studinya yang mendalam mengenai kawasan Arab.
  2. Musa Al-Khawarizmi (780 M – 850 M) Ahli matematika yang juga geografer itu merevisi pandangan Ptolemaues mengenai geografi. Bersama-sama 70 puluh geografer, Al-Khawarizmi membuat peta globe pertama pada tahun 830 M.
  3. Ibn Khordadbeh (820 M – 912 M) Dia adalah murid Al-Kindi yang mempelajari jalan-jalan di berbagai provinsi secara cermat dan menuangkannya ke dalam buku Al- Masalik wa Al-Mamalik (Jalan dan Kerajaan).
  4. Al-Dinawari (828 M – 898 M) Geografer Muslim yang juga banyak memberi kontribusi pada perkembangan ilmu geografi.
  5. Hamdani (893 M – 945 M) Geografer Muslim abad ke-9 M yang mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan geografi.
  6. Ali al-Masudi (896 M – 956 M) Nama lengkapnya Abul hasan Ali Al-Maâۉ„¢sudi. Ia mempelajari faktorfaktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pembentukan batubatuan di bumi dengan orisinalitas yang mencengangkan.
  7. Ahmad ibn Fadlan (abad ke-10 M) Dia adalah geografer yang menulis ensiklopedia dan kisah perjalanan ke daerah Volga dan Kaspia.
  8. Ahmad ibn Rustah (abad ke-10 M) Ibnu Rustah merupakan geografer yang menulis ensiklopedia besar mengenai geografi. Al Balkhi Memberikan sumbangan cukup besar dalam pemetaan dunia. Al Kindi Selain terkenal sebagai ahli oseanografi, dia juga seorang ilmuwan multitalenta. Sebagai ahli fisika, optik, metalurgi, bahkan filosofi.
  9. Al Istakhar II dan Ibnu Hawqal (abad ke-10 M) Memberikan kontribusi besar dalam pemetaan dunia.
  10. Al-Idrisi (1099 M) Ahli geografi kesohor pada zamannya, yang juga dikenal sebagai ahli zoologi.
  11. Al Baghdadi (1162 M) Seorang geografer Muslim terkemuka.
  12. Abdul-Leteef Mawaffaq (1162 M) Selain pakar geografi, dia juga merupakan ahli pengobatan.


Sumber : Wilkipedia, 2013

 

Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH 


Senin, 25 Februari 2013

MERKURIUS



 MERKURIUS


Merkurius adalah planet terkecil di dalam tata surya dan juga yang terdekat dengan Matahari dengan kala revolusi 88 hari dan kala rotasi 59 hari. Kecerahan planet ini berkisar di antara -2 sampai 5,5 dalam magnitudo tampak namun tidak mudah terlihat karena sudut pandangnya dengan Matahari kecil (dengan rentangan paling jauh sebesar 28,3 derajat. Merkurius hanya bisa terlihat pada saat subuh atau maghrib. Tidak begitu banyak yang diketahui tentang Merkurius karena hanya satu pesawat antariksa yang pernah mendekatinya yaitu Mariner 10 pada tahun 1974 sampai 1975. Mariner 10 hanya berhasil memetakan sekitar 40 sampai 45 persen dari permukaan planet.
Mirip dengan Bulan, Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak mempunyai satelit alami serta atmosfer. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet bumi. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 Kelvin (-180 sampai 430 derajat Celcius).
Pengamatan tercatat dari Merkurius paling awal dimulai dari zaman orang Sumeria pada milenium ke tiga sebelum masehi. Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan nama salah satu dari dewa mereka, Merkurius (dikenal juga sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan Nabu pada mitologi Babilonia). Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap di atas caduceus. Orang Yunani pada zaman Hesiod menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang berbeda, yang satu hanya tampak pada saat Matahari terbit dan yang satunya lagi hanya tampak pada saat Matahari terbenam. Di India, Merkurius dinamai Budha (बुध), anak dari Candra sang bulan. Di budaya Tiongkok, Korea, Jepang dan Vietnam, Merkurius dinamakan "bintang air". Orang-orang Ibrani menamakannya Kokhav Hamah (כוכב חמה), "bintang dari yang panas" ("yang panas" maksudnya Matahari). Diameter Merkurius 40% lebih kecil daripada Bumi (4879,4 km), dan 40% lebih besar daripada Bulan. Ukurannya juga lebih kecil (walaupun lebih padat) daripada satelit Yupiter, Ganymede dan satelit Saturnus, Titan.

Sumber : Wilkipedia, 2013
 

Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH 
 

Selasa, 01 Januari 2013

SELAMAT TAHUN BARU 2013

SELAMAT TAHUN BARU 2013

SEMOGA TAHUN INI AKAN LEBIH BAIK
DARI TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA













TERUSLAH SEMANGAT DAN BERDOA



Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH

 
 

Kamis, 20 Desember 2012

THE BEST GEOGRAPHY STUDENTS ( X )



THE BEST GEOGRAPHY STUDENTS
SEMESTER GANJIL
TAHUN AJARAN 2012 / 2013
( KELAS   X )


  1. SARI KARTINI                                   (NILAI 80,56)                       (KELAS X-5)
  2. YUNIA RACHMAWATI                    (NILAI 80,33)                       (KELAS X-1)
  3. DIANA ARIYUNI                               (NILAI 80,33)                       (KELAS X-5)
  4. MIEKEL RUBEN                               (NILAI 80,33)                       (KELAS X-5)


SELAMAT DAN SUKSES

TETAP BERUSAHA DAN JUGA BERDOA SERTA PATUH TERHADAP ORANG TUA



Salam Kebumian,  SAVE OUR EARTH